5 KEBIJAKAN KONTROVERSIAL PRESIDEN GUSDUR

5 HAL KONTROVERSIAL GUS DUR


Inilah 5 kebijakan kontroversial Gus Dur atau  Kyai Haji Abdurrahman Wahid merupakan presiden Indonesia ke-4 beliau menjabat presiden pada tanggal 20 Oktober 1999 hingga 23 Juli 2001 setelah menggantikan Presiden Habibie pendiri partai kebangkitan bangsa atau PKB ini memiliki banyak kebijakan kontroversial selama ia menjabat sebagai presiden dimulai dari membubarkan dua Departemen besar sehingga mengancam untuk membubarkan parlemen lebih lengkapnya Mari kita bahas di bawah inilah 5 kebijakan kontroversial di masa lalu

1. Membubarkan Departemen penerangan dan Departemen Sosial,sosok yang baru menjabat sebagai Presiden Republik Indonesia selama 1 bulan langsung mencoba merombak tatanan pemerintah dengan  membubarkan dua Departemen besar yaitu Departemen penerangan dan Departemen Sosial kedua Departemen itu sudah berdiri sejak Presiden Soeharto pembubaran kedua Departemen ini Tentunya dilakukan dengan sebuah alasan yang tak kalah kontroversial pula Gus Dur menginginkan peran negara yang dikurangi sebaliknya malah mendorong masyarakat untuk memiliki andil yang lebih besar dalam membenahi bangsa bahkan saat menyampaikan soal pembubaran dua Departemen ujung tombak pada masa orde baru tersebut Gus Dur malah menyampaikan bahwa DPR tidak berbeda dengan taman kanak-kanak jelas saja akibat hal ini menuai banyak kecaman.

2. Berkunjung ke Presiden Soeharto pasca lengsernya penguasa orde baru yaitu Presiden Soeharto pada tahun 1998 Gus Dur malah berkunjung ke kediaman keluarga Cendana pada saat itu Soeharto dan keluarga sedang disoroti oleh publik akan tetapi sebagai seorang presiden yang baru Gus Dur malah menyambanginya dan anehnya lagi yang pertama kali menggagas bahwa Pak Soeharto harus diadili dan sita hartanya kemudian Gus Dur juga menggagas untuk memaafkan Soeharto.

3. Memecat 2 Menteri dengan dugaan korupsi di bulan April tahun 2000 Gus Dur memecat Jusuf Kalla yang merupakan seorang menteri dan juga Laksamana Sukardi pemecatan kedua menteri tersebut bukanlah tanpa alasan alasan Gus Dur adalah karena kedua menteri tersebut terlibat kasus korupsi walaupun tidak cukup bukti untuk hal tersebut tidak lama kemudian Hamzah yang merupakan menteri koordinator bidang kesejahteraan rakyat dan pengentasan kemiskinan mengundurkan diri karena menolak hubungan kedekatan antara Gus Dur dengan Israel

4. Mengubah ke formalan Istana Kepresidenan seperti yang kita ketahui bersama bahwa Istana Presiden memang sarat akan suasana yang formal bahkan sakral namun di era Gus Dur tersebut berubah dengan sering menerima tamu yang datang dari berbagai kalangan padahal tidak semua orang bisa masuk istana Selain itu ia pernah muncul di teras istana dengan hanya menggunakan kaos dan celana pendek sambil Melambaikan ke para pewarta Selain itu Gus Dur juga sering kedatangan tamu hingga larut malam tentu saja hal tersebut mengubah pandangan masyarakat tentang istana presiden



5. Ancaman pembubaran Parlemen satu lagi kebijakan Gus Dur yang paling kontroversial sepanjang sejarah beliau mengeluarkan ancaman untuk membubarkan parlemen di akhir masa jabatannya beliau mengancam akan mengeluarkan Dekrit yang berisi 1 membubarkan MPR atau DPR kedua mengembalikan kedaulatan ditangan rakyat dan mempercepat penyelenggaraan pemilu dalam tempo 1 tahun dan yang ketiga menyelamatkan reformasi dari bahaya orde baru dan membekukan Partai Golkar tersebut tidak mendapatkan dukungan sehingga pada tanggal 23 juli 2001 MPR RI resmi memberhentikan Gus Dur dari jabatannya sebagai presiden dan digantikan oleh Megawati Soekarnoputri.

0 Response to "5 KEBIJAKAN KONTROVERSIAL PRESIDEN GUSDUR"

Posting Komentar

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel